Showing posts with label talaseta. Show all posts
Showing posts with label talaseta. Show all posts

Wednesday, May 15, 2013

Talaseta di Atap Dunia Mt Everest - Ryco Arnaldo

Sebagai bacaan di awal minggu. Dan sebagai penyemangat utk temen temen Talaseta supaya bisa melanjutkan ke 5000-an 

Thx utk becky yg udah mau pinjemin slayer talaseta nya. Maaf gak jd di foto di 5540 Kalapathar dan Everest Base Camp

Ini my journey, just enjoy
sdr. ryco arnaldo - anggota khusus talaseta


Saat ini gw masih di Lukla krn bnyk flight cancel ke kathmandu... 

Utk foto bisa liat di album FB gw. Nanti gw upload lengkap

Utk informasi. Bisa gw share kalo ada y butuh sebagai persiapan kesana

Gambaran aja. Utk trip 13 hari kira kira 15 jt udah bagus bgt. 

Tiket jkt-KL-kathmandu return 5,5 jt pake air asia

Kira kira 20 jt udah tinggal beres. Sisa nya kayak beli pulsa atau lainnya. Itu termasuk antar jemput, makan, wisata, porter, hotel, pesawat ktm-lukla

Bnyk operator yg jual murah juga di bawah itu. Misal 10 jt. Silahkan di compare. Pasti nya beda di service aja 

Day 1: 27 April 13. Kathmandu - Lukla 1


Setelah kamis 25 aprl 14 sore tiba di kathmandu, langsung check in dan sight seeing krn kita nginep didaerah Thamel. Seperti area nya Legian bali aja. Bedanya disini toko outdoor semua. Semua merek outdoor equipment ada mulai TNF,Millet,Solomon, apa aja deh. Mukai asli hingga kantau.. Puas mata utk liat liat 

Jumat pagi nya persiapan. Check perlengkapan yg di review oleh guide. 

Sabtu pagi bya ready ke airport utk ke Lukla. Titik pertama pendakian. Cuma bisa via pesawat kecil. Silahkan chexk d youtube ttg airport Lukla

Dgn kondisi airport nya yg mirip terminal pulogadung, semua serba rebutan hahahah

Tuesday, May 14, 2013

Talaseta, dipuncak tertinggi celebes 2013.

puncak tertinggi celebes, gn latimojong

Gunung Latimojong adalah satu nama gunung di Kabupaten EnrekangSulawesi SelatanIndonesia. Gunung Latimojong berada di tengah-tengah Sulawesi Selatan. Sebagian besar pengunungan ini terletak di daerah Kabupaten Enrekang.
Gunung Latimojong merupakan gunung yang tertinggi di Sulawesi Selatan dengan ketinggian 3.680 meter, puncaknya yang bernama Rante Kambola. Pegunungan Latimojong ini membentang dari selatan ke utara. Di sebelah barat Gunung Latimojong adalah Kabupaten Enrekang, sebelah utara Kabupaten Tana Toraja, sebelah selatan adalah daerah Kabupaten Sidenreng Rappang dan area sebelah timur seluruhnya wilayah Kabupaten Luwu sampai di pinggir pantai Teluk Bone.
Puncak gunung tertinggi di pulau Sulawesi dipegang oleh gunung Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rante Mario memiliki ketinggian 3.478 m dpl. Pegunungan Latimojong yang merupakan gunung tidak berapi ini berada di kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada koordinat 3° 22′ 54″ LS 120° 1′ 43″ BT. Rute pendakiannya bisa dimulai dari desa Karangan. Sumber lain menyatakan puncak tertinggi adalah Rantekombola yang berada berdekatan dengan Rantemario.
perjalanan ini dalam rangka pencucian berdera talaseta pengembaraan anggota talaseta.
tidak lupa dalam sosialisasi "Tambora Menyapa Dunia" yang akan dilakukan di NTB 2015 mendatang.

team kecil ini juga produksi t-shirt untuk menunjang kegiatan ini
LIMITED EDITION :
T shirt Celebes journey talaseta 2013 rantemario

Bahan cotton combed 20s (standard distro)
Sablon rubber super white
Size S s/d XXXL
Price : size S -XL harga 85.000
Size XXL - XXXL harga 100.000
Sesi pemesanan dan transfer : 14 mei s/d 18 mei 2013
Sesi Produksi : 20 mei s/d 30 mei 2013
Harga di atas belum termasuk ongkos kirim
Minat/Fast Response? PM,SMS/WHATSAPP 081315171984,BBM 28D8EBBC
Detail pos yang akan dilewati :
Pendakian Time Track Characteristic Water Name
Base Camp - Pos 1 120 ' kebun kopi dan jagung, banyak cabang jln datar dan sempit No Buntu Kacilin
Pos 1 - Pos 2 60 ' hutan, pinggir jurang, menurun, lewat sungai Batu besar pinggir sungai Yes Sarungpa’pa
Pos 2 - Pos 3 120 ' terjal datar dan sempit No To’nase
Pos 3 - Pos 4 60 ' Agak landai datar dan sempit No Pe’uwean
Pos 4 - Pos 5 90 ' Menanjak tdk terlalu terjal Cukup luas Yes Soloh Tama
Pos 5 - Pos 6 60 ' Menanjak   No Paperangian
Pos 6 - Pos 7 90 ' Hutan lumut Cukup luas Yes Buntu Lebu
Pos 7 - Puncak 120 ' Banyak cabang jalan, lurus agak ke kiri sampai lapangan Tugu No Rante Mario

Sunday, April 7, 2013

Gunung Tambora Meledak "Lagi" di Talaseta 10 April 2013


Sesuai dengan SK Penunjukkan No SKP/274/P2MKT/XII/2012 kepada Talaseta sebagai pelaksana sosialisasi 2 Abad Gunung Tambora Mengguncang Dunia dan wilayah Kecamatan Tambora telah menjadi kawasan unit Transmigrasi dengan unsur tanah dan lahan potensial untuk berbagai macam tanaman setelah letusan Gunung Tambora. Kegiatan ini adalah bagian dari pra-Event dalam rangka sosialisasi meletusnya Gunung Tambora yang akan dilakukan oleh Pemerintah NTB pada 10 April 2015 dan Talaseta diberikan kepercayaaan sebagai pelaksana tersebut. kami ingin mengajak seluruh elemen organisasi, komunitas lingkungan, penggiat alam bebas, civitas akademika dan masyarakat pada umumnya untuk memperingati peristiwa meletusnya gunung tambora sebagai titik balik kita dalam menumbuhkembangkan kepedulian terhadap Lingkungan, Budaya,Sosial khususnya di Gunung Tambora NTB dan potensi Energy serta Wisata Alam yang terletak di Jamrud Khatulistiwa.

Acara ini bertujuan untuk :
1. Sosialisasi 2 Abad Gunung Tambora & wilayah Kecamatan Tambora yang telah menjadi kawasan unit Transmigrasi dengan unsur tanah dan lahan potensial untuk berbagai macam tanaman setelah letusan Gunung Tambora yang akan dilakukan secara Nasional dan Internasional pada 11 April 2015 di Bima, NTB
2. Memberikan informasi kepada seluruh masyarakat, komunitas lingkungan, penggiat alam bebas, civitas akademika, elemen organisasi perihal “meletusnya Gunung Tambora dan Potensi didalamnya
3.   Membantu Sosialisasi status Universitas Pancasila dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negri

Friday, December 14, 2012

Titik 11 Gunung Rinjani


Jumat, 21 September 2012

Titik 11 itu amazing fantastico bangeedd....

Senin, 10 Sept 2012 jam tanganku menunjuk pukul18.00 WIB hanya bisa duduk lelah disalah satu kursi ruang tamu sambil memandang deuter 60 liter dan millet kuning hitam yang masih belum di packing. Pekerjaanku hari ini sungguh menyita tenaga dan fikiran ku karena harus selesai semua "aku tidak mau diganggu sepanjang cuti ini" tekad ku, belum lagi surat cuti yang belum di ttd divisi manager ku...lelah tapi aku sangat menunggu hari ini...akhirnya datang jugaaa...

Packing packing...males tapi harus, slepping bag, pakaian + uniform talaseta ku, jaket, raincoat, camera, headlamp, sepatu, sendal, sunblock dll sudah terpacking dan alhamdulillah muat. Alat tidur harus safety setelah pendakian pasti lelah dan butuh istirahat yang nyaman dan aman itu prinsipku disetiap perjalanan.

Selasa, 11 Sept 2012 pukul 09.00 city car putih ini mengantarku ke rumah keduaku TALASETA di Univ. Pancasila, disana Fhytry (pte) teman diklatku dan kak Meli senior ku sudah menunggu untuk berangkat ke bandara. "Jangan lupa gak boleh nyusahin..." suami ku Indra menasehati sambil tersenyum, matanya tetap lurus memandangi jalan tol jagorawi. Beruntung sekali aku punya suami yang sangat mengerti hobby ku kebetulan kami sama sama Mapala, bedanya dia di UI sedangkan aku di Talaseta UP, jadi sudah mengerti dan memahami arti perjalanan seperti ini.

Sekretariat Talaseta R10 FE UP, Pelepasan

Liputan Media Ekspedisi Perak Talaseta 25 th


Ekspedisi Perak Talaseta 2012, Perjalanan Lingkar Generasi

PERJALANAN seperti ini mungkin sebelumnya sudah dilakukan oleh kelompok pecinta alam yang lain, tapi disini yang dilihat ‘lintas angkatannya’ mereka dipertemukan dalam satu perjalanan. Jadi filosofinya, kita yang dulu-dulu masih punya jiwa petualang gak? Kita dengan generasi yang sekarang masih inline ga? Dan ini juga merupakan salah satu ajang peningkatan skill bagi anggota-anggota yang aktif” pungkas salah satu pendiri Talaseta, Chairil Gunadarma.
Talaseta (Cinta Alam Semesta) adalah organisasi Pencinta Alam di Fakultas Ekonomi, Universitas Pancasila yang didirikan pada 1 November 1987. Kiprahnya di bidang kepecintaalaman telah banyak menorehkan prestasi untuk almamaternya, seperti banyak memenangkan kejuaraan orienteering, rutin mengadakan kejuaraan wall climbing dan orienteering tingkat nasional, serta melakukan ekspedisi (mountaineering, rafting, rock climbing) ke berbagai pelosok negeri.
Memperingati 25 tahun Talaseta yang jatuh pada 1 November 2012, Talaseta mengadakan suatu kegiatan yang bertajuk “Ekspedisi Perak Talaseta 2012”.
“Ini adalah proyek yang tercetus waktu HUT ke-24 Talaseta. Sebenarnya banyak pilihan bentuk ekspedisi yang ingin kita buat seperti apa. Banyak ide, pastinya banyak pertimbangan juga kan? Akhirnya ada salah satu opsi, yaitu ekspedisi 25 titik ini, memang kesannya ribet, tapi kita lihat dulu bentuknya gimana. Setelah dibicarakan lebih lanjut, akhirnya dibuatlah perjalanan (hiking. Rafting, rock climbing, dan konservasi) dengan konsep kekeluargaan (silahturahmi) dalam kurun waktu tiga bulan, yaitu 1 Agustus – 26 Oktober 2012,” papar Ketua Umum Talaseta periode 2011/2012, Syendi Marrasoki R. Harahap.
Chairil menambahkan, “Dari serangkaian kegiatan, memang kita ingin membuat sesuatu yang lebih spesifik, mengarah kepada semi profesional, dan apa sih yang bisa kita lakukan untuk masyarakat umum atau kita involving di kepecintalaman. Jadinya, tercetuslah ide itu. Kita coba dalam kurun waktu yang singkat bisa gak? Semangatnya kan dari situ dan yang terpenting ajang silahturahmi tadi.”

Sunday, August 5, 2012

Titik 4 Gunung Palung Kalimantan Barat 6-10 Agustus 2012

Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang memiliki keaneka-ragaman hayati bernilai tinggi, dan berbagai tipe ekosistem antara lain hutan mangrove, hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan pamah tropika, dan hutan pegunungan yang selalu ditutupi kabut.
Taman nasional ini merupakan satu-satunya kawasan hutan tropika Dipterocarpus yang terbaik dan terluas di Kalimantan. Sekitar 65 persen kawasan, masih berupa hutan primer yang tidak terganggu aktivitas manusia dan memiliki banyak komunitas tumbuhan dan satwa liar.
Seperti daerah Kalimantan Barat lain, umumnya kawasan ini ditumbuhi oleh jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), damar (Agathis borneensis), pulai (Alstonia scholaris), rengas (Gluta renghas), kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), Bruguiera sp., Lumnitzera sp., Rhizophora sp., Sonneratia sp., ara si pencekik, dan tumbuhan obat.



Tumbuhan yang tergolong unik di taman nasional ini adalah anggrek hitam (Coelogyne pandurata), yang mudah dilihat di Sungai Matan terutama pada bulan Februari-April. Daya tarik anggrek hitam terlihat pada bentuk bunga yang bertanda dengan warna hijau dengan kombinasi bercak hitam pada bagian tengah bunga, dan lama mekar antara 5-6 hari.

Para Sahabat